Review one piece chapter 902
[ Review Chapter 902 : END ROLL ]
Ah, ini adalah chapter terakhir di arc Whole Cake Island. Sudah 79 chapter arc ini berjalan dan arc ini berakhir di versi Tankobon vol 90. Minggu depan pun sudah memasuki arc baru dan tim pengembalian Sanji sudah berlayar menuju negeri Wano.
Chapter 902 benar-benar nice ending untuk arc yang penuh drama ini. Kalian sudah membacanya dan tentu kalian tersentuh setelah Oda memberikan 3 scene baper yang bisa meneteskan air mata. Lalu 1 scene yang bikin penasaran, apakah mereka semua masih hidup setelah terkena Soul Pocus?!
Anyway, langsung saja, ini adalah review chapter 902 yang cukup panjang XD.
=== Colour Spread : Sweets Busters ===
Tidak ada yang menarik di Colour Spread kali ini. Luffy, Usopp dan Chopper menjadi para pemburu manisan. Lalu Zoro, Nami, Sanji, Robin, Franky dan Brook menjadi kue manusia jahe. Yah, yang mengejutkan, tidak ada kue manusia jahe yang berbentuk seperti ikan hiu paus :(.
=== Pedro ===
Sanji tentu sangat kaget dan menyesali kematian Pedro. Namun Carrot mencoba menghiburnya, tapi Sanji tahu kalau Carrot yang paling sedih soal kematian Pedro.
Hubungan Pedro dan Sanji juga cukup baik. Di ch 814, Pedro mengakui kalau Sanji adalah pria yang baik. Ia pun ikut membantu Luffy dkk untuk membawanya kembali. Pedro juga berteman baik dengan Brook. Jika Pedro tidak menjadi umpan saat itu, mungkin Brook akan kesulitan masuk ke aula harta yang di jaga oleh komandan Smoothie dan Baron Tamago.
Kehilangan Pedro juga menjadi pukulan telak bagi suku Mink, termasuk para Guardian. Pedro adalah ketua dari Guardian yang di bawahi langsung oleh Nekomamushi. Lalu menurutku, Pedro adalah salah satu Mink yang bisa mengendalikan Sulong, lalu bisa memakainya dalam waktu yang lama. Terbukti ia bisa mengajari Carrot dalam mengendalikan Sulong-nya.
Ah, Pedro :(. Semoga kau istirahat dengan tenang, dude.
=== Soul Pocus ===
"Soul Pocus~ a Mama willfulness~ will you give your life? Or will you choose to die in strife? Soul Pocus, the Queen's sing this~"
Itulah penggalan terakhir dari narasi yang Oda berikan untuk akhir arc Whole Cake Island. Oda sejak dulu punya kebiasaan, jika mengakhiri suatu Arc, pasti dia akan memberikan sebuah kotak narasi dan biasanya di anime akan di ucapkan oleh seseorang narasi tersebut.
Tapi menurutku, narasi penutup arc Whole Cake Island ini adalah sebuah lirik lagu untuk Big Mom nantinya saat di anime. Lagu tersebut seperti lagu kematian bagi siapa pun orang-orang yang terkena teknik Soul Pocus dari Big Mom.
Sekedar mengingatkan, Soul Pocus dikeluarkan Big Mom pertama kali di ch 829. Saat itu ia melakukannya pada Moscato yang di chapter kemarin terlihat masih hidup. Soul Pocus ini mirip dengan 'Trick or Treat' dalam halloween. Lalu nama Soul Pocus di ambil dari kata 'Hocus Pocus', yaitu sebuah mantra yang dilakukan oleh penyihir.
Soul Pocus pun punya kelemahan. Barang siapa yang tidak takut di hadapan Big Mom, maka soul-nya tidak akan ditarik oleh sang Yonko. Seperti Jinbe di ch 863 lalu. Jadi pernyataannya, apakah Jinbe masih tidak takut dan lolos dari Soul Pocus kali ini? We'll wait and see.. Oda pun membuat kita bertanya-tanya akan hal tersebut~
=== Kenangan terindah ===
"Namun, takkan mudah bagiku~ Meninggalkan jejak hidupmu~ Yang telah terukir abadi, sebagai kenangan yang terindaaaaaah~"
Aku yakin kalian membacanya sambil menyanyi, tapi bacanya jangan sambil keinget mantan kalian juga XD.
Lagu ini judulnya kenangan terindah dari Samsons. Lagu ini sempat hitz di Indonesia di tahun 2000-an dan reff lagu ini sangat pas bagi Pudding yang menjadi pusat dalam chapter ini. Oh Pudding-chan, jangan nangis :(
Soal Pudding, tentu perasaan kalian naik-turun tentang gadis satu ini. Awalnya senang, lalu kesal, senang lagi dan malah kalian di bikin baper sekarang XD. Tapi bagaimana pun, cinta adalah badai, seperti Hancock yang luluh hatinya ke Luffy, sekarang Pudding yang luluh kepada Sanji. Sifat Pudding berubah drastis sejak jatuh hati ke Sanji. Pudding pun memberikan good-bye kiss yang penuh kenangan baginya.
Keputusan Pudding menghapus ingatan itu bagaikan dilema. Karena jika dia tidak menghapus ingatan itu, aku yakin Sanji akan mimisan mesum setelah berciuman dan itu sangat mengganggu tugasnya yang saat itu mau menyelamatkan Luffy. Di lain pihak, itu juga merugikan bagi Pudding, karena cuma ia yang mengingat kenangan itu dan ah, sedihnya bikin baper.
Move on, neng! Jika Sanji adalah jodohmu, Oda pasti akan mempersatukan kalian!
=== Abang yang sempurna ===
Abang yang sempurna, itulah julukan yang pas untuk Katakuri. Katakuri sangat kuat, ia juga sangat menyayangi adik-adiknya. Tapi Katakuri yang dulu tidak begitu, ia tidak menutupi mulutnya dengan syal. Ia lebih suka memukuli siapapun yang mengejeknya. Tapi kebiasaan itu memang tak merugikan dia, tapi merugikan adik-adiknya, akhirnya Brulee pun jadi korbannya. Ia pun menyalahkan dirinya dan kelemahannya. Setelah kejadian Brulee, Katakuri memutuskan menutupi mulutnya dengan syal hingga sekarang ia dikalahkan oleh Luffy.
Dari flashback ini, bisa di simpulkan kalau hanya anak-anak tertua Big Mom yang tahu mulut Katakuri. Mungkin yang umurnya 40 tahun ke bawah, tidak tahu wujud asli Katakuri.
Tapi yang lucu adalah, di balik wajahnya yang garang, Katakuri masih bisa tersipu malu karena ucapan Brulee yang tahu kalau ia pernah berbaring di tanah sebelumnya XD.
Tapi saat masih kecil, Brulee bilang ke Katakuri untuk tetap menjadi dirinya saja. Katakuri nangis mendengar itu, dan scene inilah yang bikin baper.
Soal Katakuri menanyakan soal Luffy, sepertinya itu karena rasa respek-nya pada Luffy yang telah mengalahkannya. Lalu soal Katakuri tersenyum dan Brulee bilang; "I knew it". Aku rasa itu agak ambigu, dan aku rasa Katakuri minta Brulee bawain donat dan Brulee mengetahuinya atau mungkin entahlah~
=== Prinsip seorang koki ===
Sudah kewajiban seorang koki, memberi makan orang yang mau makan atau yang lapar. Walau Sanji adalah bajak laut, tapi tugas Sanji adalah sebagai koki. Bukan hal tabu lagi jika Sanji memegang prinsipnya sebagai koki-nya. Memang hasil kue pernikahan Sanji tidak memuaskan bagi sebagian fans, tapi setidaknya, Sanji sudah melakukan hal yang benar bagi dia, yaitu membuat kue pernikahan Big Mom untuk menyelamatkan kawan-kawannya dari kejaran Big Mom. Well, itu cukup memuaskan bagiku karena niatan awal Sanji adalah menyelamatkan kawan-kawannya.
Scene terakhir chapter ini benar-benar nice. Zeff dan Sanji sama-sama menyajikan makanan untuk mereka yang lapar. Didikan Sanji dari Zeff inilah yang akan membuat Sanji menjadi koki nomer satu di seluruh dunia~
=== Arc berikutnya adalah... ===
Bisa di pastikan kalau chapter 902 adalah chapter terakhir di arc Whole Cake Island. Oda dulu, tepatnya saat Jump Festa 2017, dia telah berjanji setelah arc Whole Cake Island adalah arc Reverie. Oda pun sudah menggambar persiapan untuk arc Reverie di ch 823. Tentunya akan ada banyak hal yang di bahas di Reverie. Yang menarik bagiku adalah masalah Poneglyph yang akan dipicu oleh Cobra dan pengusulan pembubaran Shichibukai yang akan di usulkan oleh Admiral Fujitora.
Aku rasa arc Reverie tidak akan lebih banyak di banding Zou dan di Jump Festa 2018 lalu, Oda bilang bahwa kelompok Topi Jerami akan bertemu seorang legenda yang akan menghalangi jalan mereka. Siapakah legenda itu? Aku harap di arc Reverie nanti, Oda akan memberitahu siapa yang akan menghalangi kelompok Topi Jerami nantinya~
===== .oOo. =====
Oh iya, jika kalian belum tahu, minggu depan tidak libur!!! Well, aku juga gak ngerti, padahal minggu ini adalah Double Issue, namun gak libur. Tapi minggu depan, karena yang legal-nya keluar hari rabu, 2 Mei maka yang ilegal keluar hari sabtu (28 april), minggu (29 april) atau senin (30 april). Minggu depan juga One Piece akan mendapat colour spread lagi untuk memperingati arc baru~
Usai sudah review chapter kali ini. Thanks buat Jaimini's box, OPwikia dan google sebagai sumber tulisanku. Terima kasih buat kalian yang telah membaca review-ku. Sampai jumpa minggu depan~
Ah, ini adalah chapter terakhir di arc Whole Cake Island. Sudah 79 chapter arc ini berjalan dan arc ini berakhir di versi Tankobon vol 90. Minggu depan pun sudah memasuki arc baru dan tim pengembalian Sanji sudah berlayar menuju negeri Wano.
Chapter 902 benar-benar nice ending untuk arc yang penuh drama ini. Kalian sudah membacanya dan tentu kalian tersentuh setelah Oda memberikan 3 scene baper yang bisa meneteskan air mata. Lalu 1 scene yang bikin penasaran, apakah mereka semua masih hidup setelah terkena Soul Pocus?!
Anyway, langsung saja, ini adalah review chapter 902 yang cukup panjang XD.
=== Colour Spread : Sweets Busters ===
Tidak ada yang menarik di Colour Spread kali ini. Luffy, Usopp dan Chopper menjadi para pemburu manisan. Lalu Zoro, Nami, Sanji, Robin, Franky dan Brook menjadi kue manusia jahe. Yah, yang mengejutkan, tidak ada kue manusia jahe yang berbentuk seperti ikan hiu paus :(.
=== Pedro ===
Sanji tentu sangat kaget dan menyesali kematian Pedro. Namun Carrot mencoba menghiburnya, tapi Sanji tahu kalau Carrot yang paling sedih soal kematian Pedro.
Hubungan Pedro dan Sanji juga cukup baik. Di ch 814, Pedro mengakui kalau Sanji adalah pria yang baik. Ia pun ikut membantu Luffy dkk untuk membawanya kembali. Pedro juga berteman baik dengan Brook. Jika Pedro tidak menjadi umpan saat itu, mungkin Brook akan kesulitan masuk ke aula harta yang di jaga oleh komandan Smoothie dan Baron Tamago.
Kehilangan Pedro juga menjadi pukulan telak bagi suku Mink, termasuk para Guardian. Pedro adalah ketua dari Guardian yang di bawahi langsung oleh Nekomamushi. Lalu menurutku, Pedro adalah salah satu Mink yang bisa mengendalikan Sulong, lalu bisa memakainya dalam waktu yang lama. Terbukti ia bisa mengajari Carrot dalam mengendalikan Sulong-nya.
Ah, Pedro :(. Semoga kau istirahat dengan tenang, dude.
=== Soul Pocus ===
"Soul Pocus~ a Mama willfulness~ will you give your life? Or will you choose to die in strife? Soul Pocus, the Queen's sing this~"
Itulah penggalan terakhir dari narasi yang Oda berikan untuk akhir arc Whole Cake Island. Oda sejak dulu punya kebiasaan, jika mengakhiri suatu Arc, pasti dia akan memberikan sebuah kotak narasi dan biasanya di anime akan di ucapkan oleh seseorang narasi tersebut.
Tapi menurutku, narasi penutup arc Whole Cake Island ini adalah sebuah lirik lagu untuk Big Mom nantinya saat di anime. Lagu tersebut seperti lagu kematian bagi siapa pun orang-orang yang terkena teknik Soul Pocus dari Big Mom.
Sekedar mengingatkan, Soul Pocus dikeluarkan Big Mom pertama kali di ch 829. Saat itu ia melakukannya pada Moscato yang di chapter kemarin terlihat masih hidup. Soul Pocus ini mirip dengan 'Trick or Treat' dalam halloween. Lalu nama Soul Pocus di ambil dari kata 'Hocus Pocus', yaitu sebuah mantra yang dilakukan oleh penyihir.
Soul Pocus pun punya kelemahan. Barang siapa yang tidak takut di hadapan Big Mom, maka soul-nya tidak akan ditarik oleh sang Yonko. Seperti Jinbe di ch 863 lalu. Jadi pernyataannya, apakah Jinbe masih tidak takut dan lolos dari Soul Pocus kali ini? We'll wait and see.. Oda pun membuat kita bertanya-tanya akan hal tersebut~
=== Kenangan terindah ===
"Namun, takkan mudah bagiku~ Meninggalkan jejak hidupmu~ Yang telah terukir abadi, sebagai kenangan yang terindaaaaaah~"
Aku yakin kalian membacanya sambil menyanyi, tapi bacanya jangan sambil keinget mantan kalian juga XD.
Lagu ini judulnya kenangan terindah dari Samsons. Lagu ini sempat hitz di Indonesia di tahun 2000-an dan reff lagu ini sangat pas bagi Pudding yang menjadi pusat dalam chapter ini. Oh Pudding-chan, jangan nangis :(
Soal Pudding, tentu perasaan kalian naik-turun tentang gadis satu ini. Awalnya senang, lalu kesal, senang lagi dan malah kalian di bikin baper sekarang XD. Tapi bagaimana pun, cinta adalah badai, seperti Hancock yang luluh hatinya ke Luffy, sekarang Pudding yang luluh kepada Sanji. Sifat Pudding berubah drastis sejak jatuh hati ke Sanji. Pudding pun memberikan good-bye kiss yang penuh kenangan baginya.
Keputusan Pudding menghapus ingatan itu bagaikan dilema. Karena jika dia tidak menghapus ingatan itu, aku yakin Sanji akan mimisan mesum setelah berciuman dan itu sangat mengganggu tugasnya yang saat itu mau menyelamatkan Luffy. Di lain pihak, itu juga merugikan bagi Pudding, karena cuma ia yang mengingat kenangan itu dan ah, sedihnya bikin baper.
Move on, neng! Jika Sanji adalah jodohmu, Oda pasti akan mempersatukan kalian!
=== Abang yang sempurna ===
Abang yang sempurna, itulah julukan yang pas untuk Katakuri. Katakuri sangat kuat, ia juga sangat menyayangi adik-adiknya. Tapi Katakuri yang dulu tidak begitu, ia tidak menutupi mulutnya dengan syal. Ia lebih suka memukuli siapapun yang mengejeknya. Tapi kebiasaan itu memang tak merugikan dia, tapi merugikan adik-adiknya, akhirnya Brulee pun jadi korbannya. Ia pun menyalahkan dirinya dan kelemahannya. Setelah kejadian Brulee, Katakuri memutuskan menutupi mulutnya dengan syal hingga sekarang ia dikalahkan oleh Luffy.
Dari flashback ini, bisa di simpulkan kalau hanya anak-anak tertua Big Mom yang tahu mulut Katakuri. Mungkin yang umurnya 40 tahun ke bawah, tidak tahu wujud asli Katakuri.
Tapi yang lucu adalah, di balik wajahnya yang garang, Katakuri masih bisa tersipu malu karena ucapan Brulee yang tahu kalau ia pernah berbaring di tanah sebelumnya XD.
Tapi saat masih kecil, Brulee bilang ke Katakuri untuk tetap menjadi dirinya saja. Katakuri nangis mendengar itu, dan scene inilah yang bikin baper.
Soal Katakuri menanyakan soal Luffy, sepertinya itu karena rasa respek-nya pada Luffy yang telah mengalahkannya. Lalu soal Katakuri tersenyum dan Brulee bilang; "I knew it". Aku rasa itu agak ambigu, dan aku rasa Katakuri minta Brulee bawain donat dan Brulee mengetahuinya atau mungkin entahlah~
=== Prinsip seorang koki ===
Sudah kewajiban seorang koki, memberi makan orang yang mau makan atau yang lapar. Walau Sanji adalah bajak laut, tapi tugas Sanji adalah sebagai koki. Bukan hal tabu lagi jika Sanji memegang prinsipnya sebagai koki-nya. Memang hasil kue pernikahan Sanji tidak memuaskan bagi sebagian fans, tapi setidaknya, Sanji sudah melakukan hal yang benar bagi dia, yaitu membuat kue pernikahan Big Mom untuk menyelamatkan kawan-kawannya dari kejaran Big Mom. Well, itu cukup memuaskan bagiku karena niatan awal Sanji adalah menyelamatkan kawan-kawannya.
Scene terakhir chapter ini benar-benar nice. Zeff dan Sanji sama-sama menyajikan makanan untuk mereka yang lapar. Didikan Sanji dari Zeff inilah yang akan membuat Sanji menjadi koki nomer satu di seluruh dunia~
=== Arc berikutnya adalah... ===
Bisa di pastikan kalau chapter 902 adalah chapter terakhir di arc Whole Cake Island. Oda dulu, tepatnya saat Jump Festa 2017, dia telah berjanji setelah arc Whole Cake Island adalah arc Reverie. Oda pun sudah menggambar persiapan untuk arc Reverie di ch 823. Tentunya akan ada banyak hal yang di bahas di Reverie. Yang menarik bagiku adalah masalah Poneglyph yang akan dipicu oleh Cobra dan pengusulan pembubaran Shichibukai yang akan di usulkan oleh Admiral Fujitora.
Aku rasa arc Reverie tidak akan lebih banyak di banding Zou dan di Jump Festa 2018 lalu, Oda bilang bahwa kelompok Topi Jerami akan bertemu seorang legenda yang akan menghalangi jalan mereka. Siapakah legenda itu? Aku harap di arc Reverie nanti, Oda akan memberitahu siapa yang akan menghalangi kelompok Topi Jerami nantinya~
===== .oOo. =====
Oh iya, jika kalian belum tahu, minggu depan tidak libur!!! Well, aku juga gak ngerti, padahal minggu ini adalah Double Issue, namun gak libur. Tapi minggu depan, karena yang legal-nya keluar hari rabu, 2 Mei maka yang ilegal keluar hari sabtu (28 april), minggu (29 april) atau senin (30 april). Minggu depan juga One Piece akan mendapat colour spread lagi untuk memperingati arc baru~
Usai sudah review chapter kali ini. Thanks buat Jaimini's box, OPwikia dan google sebagai sumber tulisanku. Terima kasih buat kalian yang telah membaca review-ku. Sampai jumpa minggu depan~
Komentar
Posting Komentar